TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA ABORSI YANG DILAKUKAN OLEH MAHASISWA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HAK ASASI MANUSIA (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG)

LM, SUWARSONO (2020) TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA ABORSI YANG DILAKUKAN OLEH MAHASISWA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HAK ASASI MANUSIA (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG). Masters thesis, UNDARIS.

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini akan membahas tentang: 1) Bagaimana penerapan hukum mengenai tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh mahasiswa ditinjau dari perspektif hukum positif dan hak asasi manusia? 2) Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh mahasiswa? 3) Bagaimana upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mencegah terjadinya tindak pidana aborsi yang dilakukan mahasiswa? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara studi pustaka. Data yang telah terkumpul, kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Penerapan hukum mengenai tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh mahasiswa yaitu pada perkara Nomor: 10/Pid.Sus/2019/PNSmg ditinjau dari perspektif hukum positif dan hak asasi manusia sudah tepat dan sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku di Indonesia. 2) Faktor-faktor yang menyebabkan tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh mahasiswa diantaranya faktor ekonomi, faktor sosial, faktor pendidikan, faktor perkembangan teknologi, hamil di luar nikah, belum siap untuk berkeluarga dan punya anak, faktor dihianati atau paksaan dari lelaki yang menghamili, serta faktor pertimbangan lelaki yang menghamilinya. 3) Upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mencegah terjadinya tindak pidana aborsi yang dilakukan mahasiswa ditempuh melalui upaya pre-emtif, preventif dan represif. Upaya pre-emtif yaitu melakukan sosialisasi kesehatan tentang repruduksi, HIV dan PMS. Upaya preventif yaitu bekerjasama dengan IDI, kepolisian, LSM, depertemen kesehatan, pemerhati perempuan untuk memberikan bimbingan pada remaja yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan agar tidak melakukan aborsi. Upaya represif dilakukan dengan melakukan penyelidikan, penyamaran dan penyusupan ke tempat yang digunakan aborsi. Kata Kunci : Tindak Pidana, Aborsi, Mahasiswa, Perspektif Hukum Positif, Hak Asasi Manusia. ix ABSTRACT This research will discuss about: 1) How is the application of the law regarding the criminal act of abortion by students from the perspective of positive law and human rights? 2) What are the factors that cause the crime of abortion committed by students? 3) How are the efforts made by the Government to prevent the crime of abortion by students? The approach method used in this study is a normative juridical approach. The data collection method in this study was carried out by means of literature study. The data that has been collected is then processed and analyzed using qualitative methods. The results of this study can be concluded that: 1) The application of law regarding the criminal act of abortion committed by students, namely in case Number: 10 / Pid.Sus / 2019 / PNSmg in terms of positive law and human rights perspectives are appropriate and in accordance with regulations and prevailing laws and regulations in Indonesia. 2) The factors that cause the crime of abortion committed by students include economic factors, social factors, educational factors, technological development factors, pregnancy outside of marriage, not being ready to have a family and have children, factors of betrayal or coercion from men who impregnate, as well as the factor of consideration of the man who impregnated her. 3) Efforts made by the Government to prevent the occurrence of criminal acts of abortion by students are pursued through pre-emptive, preventive and repressive measures. Pre-emtive efforts, namely conducting health outreach on reproduction, HIV and STDs. Preventive measures are working with IDI, police, NGOs, the ministry of health, women observers to provide guidance to adolescents who have unwanted pregnancies so as not to have an abortion. Repressive measures were carried out by carrying out investigations, undercovering and infiltrating the place used by the abortion. Keywords: Crime, Abortion, Students, Positive Legal Perspective, Human

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S2 Ilmu Hukum
Depositing User: UPT Perpustakaan Undaris
Date Deposited: 16 Feb 2022 06:49
Last Modified: 20 Jun 2022 08:27
URI: http://repository.undaris.ac.id/id/eprint/629

Actions (login required)

View Item View Item