ENI SAFITRI, ENI SAFITRI (2024) PERAN GURU DALAM MENGATASI BULLYING PADA SISWA DI SD NEGERI BEJI 02 KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UNDARIS.
![]() |
Text
1. SKRIPSI ENI PRINTT ok.pdf Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Eni Safitri. 2024. Peran Guru Dalam Mengatasi Bullying pada Siswa di SDN Beji 02 Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI Ungaran. Pembimbing Utama Dr. Sutomo, M.Pd, Pembimbing Pendamping Nimas Puspitasari, M.Pd. Konteks penelitian ini adalah adanya kasus bullying yang saya temukan dari hasil observasi pada saat peniliti melaksanakan program magang kuliah semester V di SDN Beji 02 Kecamatan Ungaran Timur. Dalam hal ini peneliti mempunyai tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam mengatasi perilaku bullying di SDN Beji 02 Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru dan siswa SDN Beji 02 Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara kepada Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa SDN Beji 02. Uji kredibilitas pada penelitian ini adalah triangulasi. Pada triangulasi pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara, dan berbagai waktu. Triangulasi yang digunakan oleh peneliti yaitu triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui adanya bullying verbal dan bullying di SDN beji 02. Untuk mengatasinya ada tiga peran yang dilakukan oleh guru, yang pertama guru sebagai penasihat, dalam perannya sebagai penasihat guru selalu memberikan nasihat-nasihat kepada siswa salah satu nasihat yang di berikan adalah pemahaman tentang bullying. Peran yang kedua adalah sebagai teladan, dalam perannya sebagai teladan dalam mengatasi bullying guru memberikan contoh kepada siswa untuk memiliki sikap saling menghargai, hal tersebut dapat mencegah siswa dari perilaku bullying dan peran guru yang terakhir adalah sebagai fasilitator, dalam mengatasi bullying guru sebagai fasilitator memberikan pengawasan kepada siswa secara langsung dan melalui cctv untuk memantau siswa secara tidak langsung. Pengawasan dapat mencegah masalah terjadinya bullying. Saran yang peneliti ajukan antara lain; Dalam mengatasi bullying agar lebih maksimal dapat dilakukan dengan mengadakan program gerakan anti bullying di sekolah, memberikan fasilitas untuk guru seperti mengikuti workshop mengenai bullying, dan memperbanyak buku-buku yang berkaitan dengan bullying. Guru sebagai penasihat saat di sekolah hendaknya membangun komunikasi efektif dengan orang tua siswa, agar orang tua ikut serta dalam mencegah bullying. Kata Kunci: Peran Guru, Bullying
Item Type: | Thesis (Undergraduate (Sarjana S1)) |
---|---|
Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan |
Depositing User: | ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com |
Date Deposited: | 25 Nov 2024 03:27 |
Last Modified: | 25 Nov 2024 03:27 |
URI: | http://repository.undaris.ac.id/id/eprint/1791 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |