LAPORANPENELITIAN PENINGKATANMENULISKARANGANNARASIDENGAN PEMBELAJARANPAKEMPADASISWAKELASIV SDNEGERIBERGASLOR01UNGARAN TAHUNPELAJARAN2015/2016

Atrianing Yessi Wijayanti N, Atrianing Yessi Wijayanti N (2016) LAPORANPENELITIAN PENINGKATANMENULISKARANGANNARASIDENGAN PEMBELAJARANPAKEMPADASISWAKELASIV SDNEGERIBERGASLOR01UNGARAN TAHUNPELAJARAN2015/2016. Discussion Paper. Fakultas Ilmu Pendidikan dan Kewarganegraan. (Unpublished)

[img] Text
2024-Laporan Penelitian Menulis Karangan Narasi PAKEM.pdf

Download (601kB)

Abstract

Hasil wawancara yang peneliti peroleh di SDN Bergaslor 01 Ungaran dari guru Bahasa Indonesia kelas IVA masih rendahnya prestasi siswa dalam menulis karangan narasi ke dalam bentuk kalimat dengan baik dan benar, di samping itu siswa kesulitan dalam menentukan tema/topik dan mengutarakan kalimat pertama untuk memulai tulisan dan masih banyak terdapat kesalahan penulisan huruf besar dan suku kata, tanda baca, serta hasil tulisan tangan dan kerapian seluruh tulisan para siswa kurang bisa dibaca dalam menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil observasi diketahui dari 30 orang jumlah siswa kelas IV SDN Bergaslor 01 Ungaran, hanya 8 orang siswa yang dapat menulis karangan dengan baik atau sekitar 26,66% yang tuntas belajar dari jumlah seluruh siswa dalam satu kelas, sedangkan 22 orang siswa atau sekitar 73,34% siswa kurang mampu menulis karangan di SD 101895 dari jumlah seluruh siswa dalam satu kelas. Nilai rata-rata kelas IV SD ini hanya mencapai 38. Nilai ini masih jauh dari nilai KKM (kriteria kemampuan minimal) yang telah ditargetkan sekolah yaitu 60. Dengan demikian terlihat jelas sejauh mana keterampilan siswa dalam menulis karangan narasi. Dari hasil pembahasan yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya serta analisis yang telah ada, maka peneliti peroleh kesimpulan sebagai berikut: Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas IV yang berjumlah 30 siswa pada saat pre tes sebelum diberikan tindakan sebesar 38,53 dan ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 26,66 atau hanya 8 siswa yang tuntas belajar siswa ini masih tegolong rendah. Setelah diberikan tindakan pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas menjadi 56,66 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 53,33% atau sebanyak 16 siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar dan 14 siswa lainnya (46,66%) yang belum tuntas belajar. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat lagi menjadi 71,3% dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 80% atau sebanyak 24 siswa yang tuntas belajar dan sisanya 6 siswa lagi (20%) yang belum tuntas belajar. Dengan demikian menggunakan pembelajaran PAKEM pada materi menulis karangan narasi dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis karangan narasi. Menggunakan pembelajaran PAKEM juga membuat siswa menjadi lebih menarik sehingga membut siswa bersemangat dalam mengikuti pelajaran dan membawa pengaruh yang positif terhadap aspek kognitifnya. Penggunaan pembelajaran PAKEM dapat membantu dan mempermudah guru dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: Menulis Karangan Narasi, Pembelajaran PAKEM

Item Type: Monograph (Discussion Paper)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Depositing User: ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com
Date Deposited: 11 Aug 2026 08:35
Last Modified: 11 Aug 2026 08:35
URI: http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2389

Actions (login required)

View Item View Item