Muhammad Sutan Jandy, Muhammad Sutan Jandy (2026) PERAN BRIMOB DALAM PENANGANAN KONFLIK SOSIAL: PENDEKATAN KEAMANAN VERSUS KEADILAN RESTORATIF. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.
|
Text
3. TESIS UNDARIS_SUTAN (Rev 4 Mei 2026).pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Konflik sosial merupakan salah satu persoalan yang kerap terjadi dalam kehidupan masyarakat yang majemuk dan berpotensi menimbulkan gangguan terhadap stabilitas keamanan serta ketertiban umum. Penanganan konflik sosial tidak hanya memerlukan pendekatan keamanan yang efektif, tetapi juga harus memperhatikan perlindungan hak asasi manusia serta pemulihan hubungan sosial di tengah masyarakat. Brimob sebagai satuan khusus dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki peran strategis dalam pengendalian konflik sosial, terutama dalam situasi yang memerlukan respons cepat dan tindakan taktis. Permasalahan yang muncul berkaitan dengan bagaimana peran dan kewenangan Brimob dalam penanganan konflik sosial, bagaimana penerapan pendekatan keamanan oleh Brimob dalam praktik penanganan konflik sosial serta implikasinya terhadap keadilan dan perlindungan hak asasi manusia, serta bagaimana relevansi dan kemungkinan penerapan pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan konflik sosial oleh Brimob. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, serta pendekatan studi lapangan. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait serta data sekunder yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen resmi yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode penalaran deduktif. Penelitian ini menggunakan teori hak asasi manusia, teori penegakan hukum, dan teori keadilan restoratif sebagai kerangka analisis untuk memahami peran Brimob dalam penanganan konflik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brimob memiliki kewenangan penting dalam penanganan konflik sosial berdasarkan kerangka hukum yang berlaku, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan keamanan. Pendekatan tersebut memiliki kelebihan dalam merespons konflik secara cepat dan menstabilkan situasi, namun juga memiliki potensi menimbulkan persoalan terkait perlindungan hak asasi manusia apabila tidak dilaksanakan secara proporsional. Pendekatan keadilan restoratif memiliki relevansi dalam penyelesaian konflik sosial karena menekankan dialog, rekonsiliasi, serta pemulihan hubungan sosial antar kelompok masyarakat. Integrasi antara pendekatan keamanan dan pendekatan restoratif dapat menjadi model penanganan konflik sosial yang lebih berkeadilan, efektif, dan berkelanjutan. Kata Kunci: konflik sosial, Brimob, pendekatan keamanan, keadilan restoratif, hak asasi manusia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (Sarjana S1)) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S2 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | ardi mawardi S.S |
| Date Deposited: | 05 May 2026 10:43 |
| Last Modified: | 05 May 2026 10:43 |
| URI: | http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
