Rosyid Budiyanto, Rosyid Budiyanto (2026) PERBANDINGAN PENEGAKAN HUKUM PELANGGARAN LALU LINTAS SEPEDA MOTOR MELALUI TILANG MANUAL DAN ETLE DI WILAYAH HUKUM POLRESTA MAGELANG. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.
|
Text
TESISI UNDARIS_Rosyid.pdf Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas merupakan salah satu upaya penting dalam mewujudkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi sistem penegakan hukum lalu lintas dari mekanisme konvensional melalui tilang manual menuju sistem berbasis elektronik yang dikenal sebagai Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum serta meminimalkan potensi penyimpangan dalam proses penindakan pelanggaran lalu lintas. Meskipun demikian, pelaksanaan penegakan hukum lalu lintas melalui tilang manual maupun sistem ETLE masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan aspek regulasi, aparat penegak hukum, sarana prasarana, serta tingkat kesadaran hukum masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas sepeda motor melalui tilang manual di wilayah hukum Polresta Magelang pada tahun 2022–2025, menganalisis penegakan hukum pelanggaran lalu lintas melalui sistem ETLE, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penegakan hukum tersebut. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas hukum, teori penegakan hukum, dan teori sistem hukum sebagai kerangka analisis untuk memahami bagaimana sistem penegakan hukum lalu lintas bekerja dalam praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan aparat kepolisian dan masyarakat sebagai responden, serta didukung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pelanggaran lalu lintas sepeda motor di wilayah Polresta Magelang dilaksanakan melalui dua mekanisme utama, yaitu tilang manual dan sistem ETLE. Tilang manual masih memiliki peran penting dalam pengawasan langsung di lapangan, sedangkan sistem ETLE memberikan kontribusi dalam meningkatkan transparansi, objektivitas, dan efisiensi penindakan pelanggaran lalu lintas. Efektivitas penegakan hukum tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kualitas regulasi, profesionalitas aparat penegak hukum, ketersediaan sarana teknologi, tingkat kesadaran hukum masyarakat, serta budaya hukum yang berkembang dalam kehidupan sosial. Kata Kunci: penegakan hukum, pelanggaran lalu lintas, tilang manual, ETLE, efektivitas hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (Sarjana S1)) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S2 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | ardi mawardi S.S |
| Date Deposited: | 05 May 2026 10:25 |
| Last Modified: | 05 May 2026 10:25 |
| URI: | http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
