Devia Julianda, Devia Julianda (2026) IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PENINDAKAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG OLEH APARAT KEPOLISIAN DALAM LINGKUP KEWENANGAN POLDA BENGKULU. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.
|
Text
TESIS UNDARIS_Devia.pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Tindak pidana pencucian uang merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memiliki dampak serius terhadap stabilitas sistem keuangan dan ketertiban hukum. Perkembangan aktivitas ekonomi dan teknologi keuangan membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk menyamarkan asal-usul harta kekayaan yang diperoleh dari tindak pidana. Penanganan perkara pencucian uang membutuhkan peran aparat penegak hukum yang memiliki kemampuan investigasi keuangan serta koordinasi dengan berbagai lembaga terkait. Kepolisian melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus memiliki kewenangan dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencucian uang oleh Ditreskrimsus Polda Bengkulu, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses penegakan hukum tersebut, serta mengkaji upaya dan strategi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori penegakan hukum, teori efektivitas hukum, dan teori tindak pidana sebagai kerangka analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan pejabat pada Ditreskrimsus Polda Bengkulu serta didukung oleh data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penegakan hukum terhadap tindak pidana pencucian uang telah dilaksanakan melalui proses penyelidikan dan penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hambatan yang dihadapi antara lain berkaitan dengan kompleksitas pembuktian, keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keahlian analisis keuangan, keterbatasan sarana teknologi investigasi, serta proses koordinasi antar lembaga yang memerlukan waktu. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi peningkatan kapasitas penyidik, pemanfaatan teknologi investigasi keuangan, serta penguatan koordinasi dengan lembaga terkait guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana pencucian uang. Kata Kunci: penegakan hukum, tindak pidana pencucian uang, kepolisian, efektivitas hukum, penyidikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (Sarjana S1)) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S2 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | ardi mawardi S.S |
| Date Deposited: | 05 May 2026 09:53 |
| Last Modified: | 05 May 2026 09:53 |
| URI: | http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
