Ahmad Nur Islakh, Ahmad Nur Islakh (2026) PERAN PENDIDIKAN THORIQOH QODIRIYAH WA NAQSABANDIYAH UNTUK PARA ORANG LANJUT USIA DI PONDOK PESANTREN NURUL ALI SEMPU NGADIROJO SECANG MAGELANG. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.
|
Text
5. Ahmad Nur Islakh_PERAN PENDIDIKAN THORIQOH QODIRIYAH WA NAQSABANDIYAH UNTUK PARA ORANG LANJUT USIA DI PONDOK PESANTREN NURUL ALI SEMPU NGADIROJO SECANG MAGELANG_24620034_Magester Pendidikan Agama Islam_Tesis.pdf Download (3MB) |
Abstract
i ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peningkatan jumlah lansia yang mencari ketenangan spiritual di masa tua melalui lembaga pesantren. Pondok Pesantren Nurul Ali Sempu, Magelang, menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang memfokuskan pembinaan bagi lansia melalui ajaran Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah (Thariqah Qadriyah Wa Naqsabandiyah). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pendidikan Thariqah Qadriyah Wa Naqsabandiyah dalam meningkatkan kualitas hidup spiritual dan mental para lansia, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat proses pendidikan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengasuh (mursyid/badal), pengurus, dan santri lansia, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Thariqah Qadriyah Wa Naqsabandiyah di Pondok Pesantren Nurul Ali memiliki peran sentral dalam tiga aspek utama bagi lansia. Pertama, Aspek Spiritual: melalui amalan dzikir jahir dan khafi, para lansia merasakan kedekatan dengan Allah SWT yang berdampak pada kesiapan menghadapi kematian (husnul khotimah). Kedua, Aspek Psikologis: pendidikan thoriqoh berperan sebagai terapi mental yang mereduksi kecemasan, kesepian, dan stres (post-power syndrome) pada masa tua. Ketiga, Aspek Sosial: pesantren menjadi ruang interaksi sosial yang sehat bagi lansia sehingga mereka merasa memiliki komunitas dan dukungan moral. Faktor pendukung penelitian ini adalah bimbingan intensif dari mursyid dan lingkungan perdesaan yang tenang, sementara faktor penghambatnya adalah kondisi fisik lansia yang mulai menurun dalam mengikuti jadwal kegiatan yang padat. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah, Lansia, Pesantren Nurul Ali. ii
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (Sarjana S1)) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S2 Agama Islam |
| Depositing User: | ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 04:28 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 04:28 |
| URI: | http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2308 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
