PENGEMBANGAN METODE INTERNALISASI NILAI TOLERANSI DI PONDOK PESANTREN NURUL ALI SECANG MAGELANG

Asrofi, Asrofi (2026) PENGEMBANGAN METODE INTERNALISASI NILAI TOLERANSI DI PONDOK PESANTREN NURUL ALI SECANG MAGELANG. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.

[img] Text
2. Asrofi_Pengembangan Metode Internalisasi Nilai Toleransi Di Pondok Pesantren Nurul Ali Secang Magelang_24620033_MPAI_TESIS.pdf

Download (3MB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode internalisasi nilai toleransi yang lebih sistematis, kontekstual, dan terukur di Pondok Pesantren Nurul Ali Secang Magelang. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya penguatan karakter toleransi sebagai kompetensi kultural santri dalam menghadapi keragaman sosial di era modern. Permasalahan utama yang dikaji meliputi: bagaimana kondisi internalisasi nilai toleransi yang telah berjalan, model pengembangan yang paling relevan dengan kultur pesantren, serta efektivitas metode yang dihasilkan dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan praktik toleransi santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan model, validasi ahli, uji coba terbatas, dan implementasi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta instrumen angket pra–post untuk mengukur perubahan pemahaman dan sikap santri. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan secara kuantitatif untuk melihat efektivitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model internalisasi nilai toleransi yang dikembangkan berbasis integrasi pembiasaan, dialog reflektif, keteladanan kyai atau ustaz, serta proyek sosial kolaboratif berhasil meningkatkan pemahaman dan praktik toleransi santri secara signifikan. Temuan prapost test memperlihatkan peningkatan skor kesadaran nilai toleransi pada aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Implementasi model juga memperkuat budaya interaksi yang lebih inklusif dan terbuka di lingkungan pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode internalisasi yang dirancang berhasil menjawab kebutuhan pesantren serta relevan diterapkan sebagai strategi pembentukan karakter toleran pada lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (Sarjana S1))
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Divisions: Fakultas Agama Islam > S2 Agama Islam
Depositing User: ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com
Date Deposited: 16 Apr 2026 02:29
Last Modified: 16 Apr 2026 02:29
URI: http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2299

Actions (login required)

View Item View Item