Sultan Zhorif Rizqulloh, Sultan Zhorif Rizqulloh (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI PENGEMUDI YANG MENGAKIBATKAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERAT (Studi Kasus Di Wilayah Hukum Ditlantas Polda Jawa Tengah. Undergraduate (Sarjana S1) thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.
|
Text
3. SULTAN ZHORIF_PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI PENGEMUDI YANG MENGAKIBATKAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERAT STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM DITLANTAS POLDA JAWA TENGAH_22110014_S1 ILMU HUKUM_SKRIPSI (1).pdf Download (14MB) |
Abstract
Abstrak Tingginya angka kecelakaan akibat kelalaian pengemudi mempertegas bahwa pengemudi memiliki tanggung jawab hukum yang sangat besar dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Polda Jawa Tengah menjadi instansi yang paling bertanggungjawab dalam hal kasus kecelakaan pengemudi baik mengakibatkan meninggalnya korban maupun luka berat saja. Tujuan penelitian ni yakni guna menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana bagi pengemudi yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas berat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, memaparkan hambatan dalam penerapan pertanggungjawaban pidana pelaku kecelakaan serta upaya guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengemudi dalam berlalu lintas sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas berat. Metode penelitian menggunakan penelitian jenis lapangan dengan pendekatan empriis yang bersumber pada Bahan Hukum Primer yaitu berupa wawancara narasumber dan Hukum Sekunder data internal Dirlantas Polda jawa tengah serta peraturan yang berlaku lainnya. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis kualitatif Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk pertanggungjawaban pidana bagi pengemudi yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas berat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia yaitu pertanggungjawaban berupa pidana penjara, pidana denda dan pencabutan atau pembatasan hak untuk mengemudi. Sementara hambatan pelaksanaan pertanggungjawaban pidana terhadap pengemudi oleh Dirlantas Polda Jawa Tengah yaitu hambatan pembuktian unsur kesalahan (Culpa) pengemudi, hambatan administratif, hambatan teknis. Upaya yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengemudi dalam berlalu lintas guna mengurangi angka kecelakaan lalu lintas berat yaitu dengan 3 langkah yang terdiri pendidikan lalu lintas dan sosialisasi hukum, peningkatan pengawasan dan standarisasi kompetensi pengemudi, ETLE serta melibatkan peran masyarakat dan budaya hukum berlalu lintas Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Kecelakaan , Korban Meninggal Dan Hambatannya
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (Sarjana S1)) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 06:17 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 06:17 |
| URI: | http://repository.undaris.ac.id:8080/id/eprint/2258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
