STRATEGI INTERNALISASI BUDAYA QUR’ANI DAN LUGHAWIYYAH: ANALISIS PERAN PENGASUH DI PESANTREN BINA MADANI PUTRI MAGELANG

FARIDA NURUL KHASANAH, FARIDA NURUL KHASANAH (2026) STRATEGI INTERNALISASI BUDAYA QUR’ANI DAN LUGHAWIYYAH: ANALISIS PERAN PENGASUH DI PESANTREN BINA MADANI PUTRI MAGELANG. Masters thesis, UPT. Perpustakaan Undaris.

[img] Text
18. Farida Nurul Khasanah- 24620069.pdf

Download (1MB)

Abstract

FARIDA NURUL KHASANAH, Tesis, Strategi Internalisasi Budaya Qur’ani dan Lughawiyyah: Analisis Peran Pengasuh di Pesantren Bina Madani Putri Magelang, Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Kab. Semarang, 2026 Kata Kunci: Internalisasi, Budaya Qur’ani, Lughawiyyah, Peran Pengasuh, Pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengasuh dalam mengonsep, mengimplementasikan, serta mengevaluasi internalisasi budaya Qur’ani dan lughawiyyah di Pesantren Bina Madani Putri Magelang. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya membentengi generasi muda dari distorsi budaya digital melalui penguatan identitas religius, serta tantangan dalam menyelaraskan antara target hafalan Al-Qur'an dengan kemampuan berbahasa Arab sebagai instrumen pemahaman agama yang mendalam di tengah arus perubahan zaman. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan studi kasus lapangan. Subjek penelitian dipilih secara purposif yang melibatkan 15 informan, terdiri dari Pengasuh (H. Muhammad Masrur Syamhari), Direktur Pesantren, 3 jajaran asatidzah, 2 dewan musyrifah tahfidz, 4 santriwati, 2 alumni, dan 2 walisantri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi pada Januari hingga Mei 2026. Analisis data menggunakan model interaktif (kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan uji keabsahan triangulasi. Teori kepemimpinan Al-mudabbir (Al-Ghazali) dipilih untuk membedah tata kelola dan visi pengasuh, sementara teori Al-Malakah (Ibnu Khaldun) digunakan sebagai pisau analisis proses pembentukan karakter bahasa dan Al-Qur'an yang mengakar kuat pada santri. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, strategi pengasuh dalam mengonsep program dilakukan melalui perpaduan filosofi pendidikan integral, manajemen kurikulum berbasis delegasi wewenang (tafwidh), serta penerapan kebijakan protektif (Saddudz Dzari’ah) terhadap pengaruh digital. Kedua, implementasi strategi diwujudkan melalui transformasi nilai menjadi identitas (al-malakah), manifestasi qudwah hasanah pendidik sebagai kurikulum hidup, dan sistem pengawasan berjenjang yang edukatif. Ketiga, evaluasi dan tindak lanjut dilakukan melalui instrumen muhasabah transparan dan pendekatan tazkiyatun nafs yang humanis, di mana setiap kendala lapangan ditransformasi menjadi peluang perbaikan karakter melalui mekanisme ishlah yang berkelanjut

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Divisions: Fakultas Agama Islam > S2 Agama Islam
Depositing User: ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com
Date Deposited: 21 Oct 2026 03:14
Last Modified: 21 Oct 2026 03:14
URI: https://repository.undaris.ac.id/id/eprint/2484

Actions (login required)

View Item View Item