Nimas Puspitassari,, Nimas Puspitassari, (2024) SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PELESTARIAN DAN PUBLIKASI BUDAYA TRADISIONAL DI KECAMATAN JAMBU. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. (Unpublished)
|
Text
LA PENGABDIAN GASAL 2024.2025.pdf Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial memberikan peluang yang besar dalam pelestarian serta publikasi budaya tradisional di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis. Namun, keberagaman budaya tradisional di Kecamatan Jambu belum sepenuhnya terdokumentasi dan dipublikasikan secara optimal melalui media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pelestarian, dokumentasi, dan publikasi budaya tradisional di Kecamatan Jambu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik pembuatan konten, serta pendampingan pemanfaatan media sosial. Materi yang diberikan mencakup pengenalan media sosial sebagai media pelestarian budaya, teknik dokumentasi budaya tradisional, pembuatan konten kreatif, penggunaan foto dan video, penulisan narasi budaya, serta etika dalam publikasi konten digital. Peserta diarahkan untuk mengidentifikasi potensi budaya lokal yang dapat dikembangkan menjadi konten digital, seperti kesenian tradisional, adat istiadat, kuliner, kerajinan, cerita rakyat, dan berbagai bentuk kearifan lokal masyarakat Kecamatan Jambu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya dokumentasi dan publikasi budaya melalui media sosial serta meningkatnya keterampilan peserta dalam menghasilkan konten budaya yang informatif, menarik, dan edukatif. Pemanfaatan media sosial diharapkan tidak hanya menjadi sarana publikasi, tetapi juga menjadi media regenerasi pengetahuan budaya kepada generasi muda, penguatan identitas masyarakat, dan pengenalan potensi budaya Kecamatan Jambu kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial secara kreatif dan bertanggung jawab dapat menjadi strategi alternatif dalam menjaga keberlanjutan budaya tradisional di era digital. Kata kunci: media sosial, pelestarian budaya, budaya tradisional, publikasi digital, kearifan lokal, Kecamatan Jambu.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan |
| Depositing User: | ISYA YULISTIAWAN isyayulistiawan777@gmail.com |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 08:47 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 08:47 |
| URI: | https://repository.undaris.ac.id/id/eprint/2411 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
